Mau Manicure Sendiri di Rumah? 5 Tips Ini Wajib Anda Coba


Semua wanita pasti ingin terlihat cantik dari ujung rambut sampai ujung kuku. Terutama pada kuku tangan yang sering dilihat orang lain. Itulah sebabnya, perawatan kuku diperlukan. Bagi Anda yang ingin melakukan manicure (perawatan kuku tangan) sendiri di rumah, perhatikan hal-hal berikut, ya. Supaya jerih payah Anda dalam merawat dan hasilnya lebih memuaskan.

Berbagai hal yang harus diperhatikan saat perawatan kuku tangan sendiri di rumah

Manicure tidak selalu butuh bantuan jasa perawatan kuku atau pergi ke salon, kok. Anda bisa mencoba melakukan manicure sendiri di rumah. Selain menghemat biaya, melakukan manicure di rumah juga menghemat waktu Anda. Sayangnya, kebanyakan orang gagal  di rumah karena ceroboh.  Akan tetapi, jangan takut untuk mencoba, ada beberapa tips supaya manicure di rumah berhasil.

1. Pilih bentuk kuku yang sesuai

Memiliki kuku panjang terawat memang bisa membuat kuku terlihat cantik. Walaupun begitu, tidak semua orang cocok dengan kuku seperti ini. Bila Anda orang yang melakukan banyak pekerjaan dengan tangan, kuku bulat menjadi pilihan terbaik. Bentuk kuku seperti ini berisiko lebih kecil terhadap kuku patah atau tersangkut.

Bila Anda ingin memiliki kuku panjang, sebaiknya atur kepanjangan kuku dan bulatkan ujung-ujung kuku supaya tidak mudah tersangkut dengan benda-benda yang Anda pegang atau tidak berisiko patah. Jangan lupa untuk mengikir ujung kuku supaya lebih halus.

2. Siapkan kuku yang bersih dan kering

Jika Anda melakukan perawatan kuku di salon, jari-jari tangan Anda akan direndam dengan air terlebih dahulu. Namun, merendam kuku bisa membuatnya mengembang dan ketika mungkin cat kuku (kuteks) tidak akan menempel dengan baik, bahkan bisa terlihat retakan setelah penggunaan.
Sementara itu, merendam kuku tangan dengan air cuka juga sebaiknya tidak dilakukan. Pasalnya asam dalam cuka bisa membuat kuku tangan lebih cepat rapuh.
Jadi, bagaimana yang lebih baik? Memang, menyiapkan kuku tangan yang bersih sebelum mengecat kuku itu penting. Akan tetapi, sebaiknya kuku tangan hanya diusap dengan tisu basah atau alkohol kemudian dikeringkan, tidak perlu direndam dalam air.
Perlu Anda ketahui bahwa air cuka hanya biasanya digunakan untuk kaki saja supaya bakteri pada kaki hilang. Mengecat kuku dengan kondisi kuku tangan bersih dan kering akan bertahan lebih lama dan tidak merusak kuku.

3. Jangan mengocok botol kuteks

Bila Anda menggunakan kuteks yang lama dan yang baru, mungkin Anda cenderung mengocoknya lebih dahulu sebelum digunakan. Walaupun cairan di dalamnya akan tercampur dengan rata, tapi gelembung udara akan muncul setelahnya dan bisa bikin hasil kuteks menjadi retak.
Jika Anda terpaksa atau tidak sengaja mengocoknya, sebaiknya tunggu selama satu jam agar gelembung di dalam botol cat kuku menghilang.
Supaya itu tak terjadi, Anda bisa membuka botol kuteks dengan perlahan. Taruh botol di antara telapak tangan kemudian putar tutup botol dengan kedua telapak tangan Anda.

4. Perhatikan banyaknya lapisan cat kuku

Menumpuk lapisan kuteks dengan warna berbeda, memang bisa membuat kuku Anda menjadi lebih berwarna dan bervariasi. Namun ingat, lebih baik menumpuknya sampai tiga lapisan warna saja dan pastikan untuk mengolesnya tipis-tipis.
Pilihan warna cat kuku juga harus diperhatikan. Jika kuteks berwarna buram sebaiknya kuku diberi satu lapisan saja dan jangan terlalu tebal. Sebaliknya, jika cat kuku berwarna terang, Anda bisa menggunakan satu sampai tiga lapis tapi tetap tipis-tipis.
Lapisan kuteks yang tipis akan mudah mengering dan tidak membuat hasilnya retak-retak.

5. Jika terjadi kesalahan segera perbaiki dan biarkan cat kuku mengering

Melakukan kesalahan saat memoles cat kuku adalah hal yang wajar. Apalagi jika Anda baru pertama kali melakukannya. Saat Anda salah menggunakannya, jangan panik dan langsung perbaiki. Jangan biarkan kuteks mengering, sebab akan lebih sulit untuk diperbaiki.
Setelah selesai memoles kuku dengan kuteks, Anda harus sabar menunggunya kering. Anda bisa membiarkan cat mengering sendiri atau berada di depan kipas angin. Menggunakan udara panas, seperti uap dari air panas bukan hal tepat untuk mengeringkan kuku. Sebaliknya, cat malah lebih lama mengering.
Setelah mengering, hindari kegiatan bersih-bersih rumah, seperti mencuci piring atau menggunakan bahan-bahan pembersih dengan tangan langsung. Gunakan sarung tangan plastik agar tidak merusak cat kuku sekaligus menjaga kesehatan kulit dan kuku tangan Anda.
Jangan lupa, untuk selalu rutin melakukan perawatan kuku tangan sendiri di rumah, seperti memotong kuku saat kuku sudah mulai memanjang.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suplemen Kecantikan

Tips Perawatan Rambut

Manfaat Tomat